E-BUSINESS PADA GOJEK * (ctrl+shift+f) untuk full screen SUMBER : - http://ojs.stmikpringsewu.ac.id/index.php/procidingkmsi/article/download/141/125 - https://files.osf.io/v1/resources/2ncdw/providers/osfstorage/5cbfd193d9de11001d807027?action=download&direct&version=1 - https://jurnal.kwikkiangie.ac.id/index.php/JKB/article/download/492/269
Postingan populer dari blog ini
Analisis Resiko
Pengertian Analisa Resiko Analisa resiko adalah bagian dari proses audit untuk menganalisa jenis resiko dan kerentanan, yang bermanfaat agar auditor dapat mengambil langkah langkah untuk meminimalisasi resiko yang ada. Tujuan analisis risiko yaitu untuk memisahkan risiko kecil yang dapat diterima dari risiko besar, dan menyiapkan data sebagai bantuan dalam prioritas dan penanganan risiko. Pengertian Resiko-Risiko diantaranya yaitu : 1. Audit Risk adalah resiko auditor mengeluarkan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian padahal dalam laporan tersebut terdapat salah saji yang material. 2. Inherent risk adalah kemungkinan suatu asersi mengandung salah saji material dengan asumsi tidak ada pengendalian 3. Control risk adalah resiko ada salah saji material dalam asersi yang tidak dapat dicegah atau ditemukan secara tepat waktu oleh pengendalian int...
Standar dan panduan untuk audit sistem informasi, seperti ISACA, IIA COSO dan ISO 1799
ISACA adalah suatu organisasi profesi internasional di bidang tata kelola teknologi informasi yang didirikan di Amerika Serikat pada tahun 1967. Awalnya dikenal dengan nama lengkap Information Systems Audit and Control Association, saat ini ISACA hanya menggunakan akronimnya untuk merefleksikan cakupan luasnya di bidang tata kelola teknologi informasi. ISACA didirikan oleh individu yang mengenali kebutuhan untuk sumber informasi terpusat dan bimbingan dalam bidang tumbuh kontrol audit untuk sistem komputer. Hari ini, ISACA memiliki lebih dari 115.000 konstituen di seluruh dunia dan telah memiliki kurang lebih 70.000 anggota yang tersebar di 140 negara. Anggota ISACA terdiri dari antara lain auditor sistem informasi, konsultan, pengajar, profesional keamanan sistem informasi, pembuat perundangan, CIO, serta auditor internal. Jaringan ISACA terdiri dari sekitar 170 cabang yang berada di lebih dari 60 negara, termasuk di Indonesia. ISACA mulai pada tahun 1967, ketika sekelompok keci...

Komentar
Posting Komentar